JAKARTA – Perum Bulog (Badan Urusan Logistik) mengambil langkah cepat untuk memperkuat ketahanan pangan di tiga provinsi yang terdampak bencana di Sumatera: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Bulog memutuskan untuk memperkuat stok beras di wilayah-wilayah tersebut hingga dua hingga tiga kali lipat dari kondisi normal.
Pelaksanaan Arahan Presiden
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa penguatan stok ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dan Kepala Badan Pangan Nasional merangkap Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
“Arahan dari Pak Mentan selaku Kepala Bapanas, bahwa stok diperintahkan untuk dilipatgandakan sesuai dengan arahan Pak Presiden, jangan sampai masyarakat tidak dapat makanan,” ujar Rizal pada Selasa (9/12/2025).
Detail Penguatan Stok
-
Aceh: Stok beras yang saat ini hampir 80 ribu ton akan ditambah minimal dua kali lipat, bahkan berpotensi mencapai tiga kali lipat, sesuai dengan kebutuhan pemulihan pascabencana.
-
Sumatera Utara dan Sumatera Barat: Penguatan stok serupa juga dilakukan di kedua provinsi ini, termasuk di Padang.
Dengan memperbesar stok di wilayah masing-masing, Bulog bertujuan untuk memastikan distribusi bantuan pangan dapat berlangsung cepat dan merata. Langkah ini juga diharapkan menghilangkan kebutuhan mendatangkan beras dari Jakarta atau Surabaya, sehingga proses penyaluran bantuan di situasi darurat menjadi lebih efisien dan menjamin ketersediaan pangan tetap aman bagi masyarakat terdampak.
































